Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Ops Pekat Polres Konawe Jaring Enam Wanita Penjaja SEKS

Ops Pekat Polres Konawe Jaring Enam Wanita Penjaja SEKS

Posted by Sultra Ekspress on Selasa, 09 September 2014



Kendari, Sultra Ekspress
Operasi Cipta Kondisi Polres Konawe berhasil menjaring enam wanita yang diduga Pekerja Seks Komersil ( PSK ). Operasi Cipta kondisi yang dilakukan oleh Kepolisian resort yang dipimpin oleh Kompol jarwadi Kabag Ops rutin dilakukan guna untuk merazia penyakit masyarakat dalam memberantas  miras dan bisnis prostitusi. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat karena banyaknya laporan yang masuk dikepolisian setempat tentang adanya bisnis prostitusi disekitaran Terminal Kendari-Kolaka yang patut untuk dicurigai.
‘’ Kegiatan Operasi Cipta kondisi yang dilakukan ini guna untuk melakukan pembinaan, yang nanti tindak lanjutnya kita akan koordinasi dengan pihak pemda setempat dan operasi ini kita bekerjasama dengan pihak Polisi Pamong Praja ( Pol PP ) kabupaten konawe ‘’kata  Kompol Jarwadi Kabag Ops Polres Konawe.
Menurutnya, Kegiatan yang bertujuan untuk melakukan pembinaan dan pendataan melalui instansi terkait yaitu Dinas Sosial yang dilakukan adalah tahap awal bagi kepolisian  resort konawe ini dalam memberantas penyakit masyarakat  terutamanya prostitusi,  karena mengingat kejadian ini sudah seringkali menjadi bahan laporan dari masyarakat daerah ini sehingga pihak kami sesegera mungkin melakukan tindak lanjut dari laporan warga ini, jelasnya. Lanjut Jarwadi, Kepolisian senantiasa berupaya untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif karena itu merupakan tugas pokok kami selaku keamanan  dan pelayan masyarakat. Tentunya untuk mendukung kegiatan ini kami meminta peran serta dari semua lapisan masyarakat dan pemerintah setempat guna memberantas dan membina siapa saja warga yang ketahuan ataupun tertangkap dalam melakukan tindakan yang melanggar hukum, terangnya. Memang hal ini perlu ada dukungan dari pemerintah daerah terutama mengenai Peraturan Daerah (PERDA) agar kedepan kami dari pihak kepolisian dan pemerintah setempat dalam melakukan kegiatan semacam ini bisa berpedoman selain dari pada UU yang berlaku nasional juga UU di daerah ini termasuk PERDA. Untuk keenam warga yang kami amankan ini akan kami buatkan surat pernyataan agar mereka sadar akan dampak buruk perbuatan yang Mereka lakukan (PEKAT ) ini. Setelah itu mereka kami ijinkan pulang kerumah masing-masing dan jika kembali kedapatan maka sangsi hukumnya akan berbeda,” pungkas Kabg Ops Res Konawe.
Dalam hal ini tentunya dukungan Pemerintah Konawe sangat diharapkan karena hal ini bukan saja satu kali telah dilakukan pihak Kepolisian, Pol PP, BNK terus gencar melakukan Ops PEKAT ini namun PERDA Konawe masih saja tak mengarah ke pemberantasan PEKAT ini terbukti dengan munculnya sejumlah ijin Cafe yang bertambah dekat dengan jantung kota Konawe (Unaaha) yang merupakan Kota Agamis ini. Kery Saiful Konggoasa semoga bisa menegur keras para pejabat yang ada di daerah ini yang suka memberikan ijin kepada para pengusaha Cafe yang hanya mencari untung dari bisnis yang sangat bertentangan dengan agama ini.(RED*)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Sultra Ekspress. All Rights Reserved. Powered by Sandy Prasetyo
Template by Creating Website and CB Blogger