Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Hati-Hati Penipuan Berkedok Wartawan dan LSM Marak di Konawe Utara

Hati-Hati Penipuan Berkedok Wartawan dan LSM Marak di Konawe Utara

Posted by Sultra Ekspress on Senin, 07 Maret 2016



Sultra Ekspress,Konawe Utara

Kantor Bupati Konawe Utara

Sungguh malang nasib yang dialami kepala desa Amorome Utama, Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara, Prov.Sulawesi Tenggara. Sudah jatuh ketimpa tangga lagi, hal itulah yang bisa dikatakan kepada mereka. Belum lama ini, aksi dari tiga pelaku pemerasan dengan berkedok Wartawan dan LSM (Tenaga Pendamping Desa) itu melakukan aksinya kepada kepala desa Amorome Utama dengan cara tuduhan telah melakukan pelanggaran dan penyalahgunaan alokasi dana desa. Penipuan ini mereka lakukan dengan Amorome Utama.
Kepada Wartawan kabarone.com, Junaidi Kepala Desa Amorome Utama, mengatakan, “ bulan Februari lalu saya didatangi oleh tiga orang yang mengaku dirinya dari wartawan dan LSM (Tenaga Pendamping Desa) dan mengaku berasal dari Kabupaten Konawe berinisial (F) dan (I), maksud kedatangan mereka adalah hendak mempertanyakan terkait penggunaan ADD saya dan mereka mengatakan jika saya telah menyalahgunakan ADD tersebut, sehingga mereka meminta sama saya untukm kerja sama demi menutupi kasus tersebut dengan cara meminta uang kepada saya, jelasnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, dirinya dimintai sejumlah uang, tak tanggung-tanggung pelaku penipuan dan pemerasan ini meminta uang kepada Junaidi sebesar Rp.25 juta, dan jika tak diberikan maka kasusnya akan disampaikan ke Kepolisian, ungkap Junaidi.
Lanjut Junaidi ” Karena saya tak bisa sanggupi uang sebanyak itu maka mereka saya kasih uang Rp.3 juta kebetulan mamanya ada uang disimpan tiga juta itu, setelah saya kasi mereka langsung pergi. Tapi belakangan saya tersadar bahwa saya sudah di tipumi,nomor ponsel yang di simpan saya hubungi tidak aktif lagi dan saya hubungi lagi dia katakan lagi di Kendari, setelah tidak aktif mi lagi hapenya,” terang Junaidi kepada awak kabarone saat ditemui di kediaman Kepala Desa Kota Mulia (Hasbullah)
Setelah itu Junaidi terus berupaya menghubungi ketiga orang tersebut namun sayangnya mereka sudah tak bisa dihubungi, ketiga pelaku tersebut menggunakan mobil Avanza warna hitam namun sayangnya nomor platnya tak diketahui Junaidi. Selain menghubungi kembali ketiga orang tersebut Junaidi juga sudah bertanya-tanya kepada aparat kepolisian, iapun diminta untuk melaporkan kasus tersebut karena menurut anggota Polisi yang ia temui mengatakan jika hal itu sudah masuk unsur penipuan dan pemerasan, pungkas Junaidi.
(Andi Jumawi)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 Sultra Ekspress. All Rights Reserved. Powered by Sandy Prasetyo
Template by Creating Website and CB Blogger