Konawe,
Sultra Ekspress
Dinas
Kehutanan Kabupaten Konawe yang di pimpin oleh Santoso menuai kritikan tajam,
pasalnya Kadis satu ini lempar tanggung jawab ke bawahannya dalam pemberian
keterangan kepada Wartawan saat hendak di konfirmasi terkait laporan masyarakat
dari Kecamatan Amonggedo yang mana laporan tersebut terkait dengan hasil
tangkapan Chainsaw minggu lalu yang dilakukan oleh Kadis Kehutanan Konawe
bersama dengan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menurut keterangan sumber yang dapat dipercaya mengatakan,” Kejadian ilegal logging didaerah ini sudah berlangsung lama bahkan terkesan adanya pembiaran dari Dinas terkait karena sudah sering kami laporkan ulah dari para pengusaha kayu nakal di Kecamatan Amonggedo ini namun Pihak Kehutanan Konawe tak pernah menggubrisnya sehingga kami rasa Dinas ini ada main mata dengan oknum pengusaha tersebut,” kata sumber (nama dirahasiakan-Red)
Menurut keterangan sumber yang dapat dipercaya mengatakan,” Kejadian ilegal logging didaerah ini sudah berlangsung lama bahkan terkesan adanya pembiaran dari Dinas terkait karena sudah sering kami laporkan ulah dari para pengusaha kayu nakal di Kecamatan Amonggedo ini namun Pihak Kehutanan Konawe tak pernah menggubrisnya sehingga kami rasa Dinas ini ada main mata dengan oknum pengusaha tersebut,” kata sumber (nama dirahasiakan-Red)
Lanjut
sumber, Kami sudah jemu dengan hal ini sehingga kami laporkan ke Pemerintah
yang lebih tinggi membuat Kadis Hut Konawe dan Kadis Hut Provinsi terjun
langsung dilapangan karena selama ini KRPH, UPTD kami nilai tak bekerja sesuai
tupoksinya. Selain itu Kehutanan Konawe diharapkan profesional dalam bekerja
karena jika dilihat dari kinerjanya selama ini maka pantas jika kami katakan
Kehutanan tidak profesional, kami juga meminta agar kasus penangkapan Chainsaw
ini jangan dipetieskan (Uangkan),” pungkas sumber sambil meminta namanya tak
disebutkan.
Kejadian ini
tentunya sangat disayangkan karena Kepala Dinas Kehutanan, Santoso saat hendak
di konfirmasi sesaat setelah dilakukan pelantikan SEKDA Konawe (27/12) di Aula
Merah Putih Pemkab Konawe memberikan jawaban yang semestinya tak dilakukannya.
“ Saya tak tahu hal itu, jadi silahkan kita ketemu dengan Pak Mul
(Muliadi,SE-red) Kasi PAM HUT Dinas Kehutanan Konawe, “. Terkait jawaban ini
Kadis Hut dinilai tak bertanggung jawab dalam memberikan penjelasan kepada
Publik tentang tugas dan tanggung jawabnya selaku Kepala Dinas.
Sementara Muliadi,SE Kasi Pam Hut Konawe saat ditemui diruang kerjanya untuk diminta keterangannya terkait petunjuk dari Kadsinya hanya tersenyum lebar dan mengatakan,” Saya takut dengan Kadis karena biasanya jika ada yang mau disampaikan atau diperintahkan dia menelpon saya dan jujur saya katakan saya tak berani memberikan keterangan karena saya tak tahu pasti kasus ini,” katanya. Namun saat diminta untuk memberikan no Hand phone Kadis Hut Konawe dia enggan memberikannya sehingga dinilai hal ini adalah tak profesional dalam bekerja sebab sudah ada perintah dari Kadisnya namun tetap saja dia tak mau meberikan keterangan, begitupula Kadisnya dalam memberikan perintah kepada bawahannya sangat tak rasional karena dia meminta Wartawan untuk menemui bawahannya namun ternyata dia tak menghubungi bawahannya untuk memberikan keterangan kepada wartawan. Berulang kali Wartawan mencoba meminta keterangan dari Muliadi namun lagi-lagi dia berdalih tak ada perintah dari Kadis.
Pemerintah
Kabupaten Konawe dalam hal ini Sekda Konawe yang baru saja dilantik agar segera
bertindak dan memberikan teguran kepada bawahannya yang bekerja seperti ini,
mengingat Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat meberikan sambutannya
setelah pelantikan Sekda Konawe mengatakan, saya harapkan agar Sekda senantiasa
menjadi pengayaom terhadap semua Kepala SKPD untuk menjadaikan Pemerintahan di
Konawe ini dapat berjalan sebagaimana mestinya buat mewujudkan visi misi dan
program Pemerintah Kabupaten Konawe.(Red*)